Posted by: ncim | July 25, 2008

Shortcut Windows

Bagi para pengguna komputer penggunaan mouse sangat membantu user dalam penggunaan komputer. Mouse dapat gunakan untuk memilih suatu menu, file atau yang lainnya yang akan kita buka atau jalankan. Misalkan kita ingin membuka windows explorer kita double click icon my computer, membuka fitur Run dengan klik tombol start > run. Lalu bagaimana bila suatu saat letak icon-icon tersebut berubah bahkan tidak tampil, maka kita akan pusing di buatnya. Nah, oleh sebab itu kita harus tahu juga shortcut-shortcut yang ada baik untuk windows atau software-software pendukungnya.

Dalam artikel ini saya mencoba share shortcut-shortcut yang ada dalam OS Windows, beberapa diantaranya adalah :

[Windows] + L : Mengunci Komputer / membuat windows dalam posisi Log On

[Windows] + U : Menampilkan utility manager

[Windows] + R : Menampilan Run

[Windows] + E : Menampilkan My Computer atau Windows Explorer

[Windows] + F : Menampilan window pencarian atau fitur pencarian suatu file

[Windows] + D : Me-minimize atau me-restore seluruh windows yang ada

[Windows] + M : Minimize semua windows

[Windows] + Shift + M : Restore semua windows yang di-minimize

[Windows] + Ctrl + F : Melakukan pencarian suatu computer dalam suatu jaringan

[Windows] + F1 : Menampilkan fitur Help windows

[Windows] + [Break] : Menampilakn system properties Komputer

[Windows] + Tab : Memindahkan posisi cursor di dalam taskbar

Posted by: ncim | May 31, 2008

Update AVG 8.0

Hallo semua…

bagaimana kabarnya hari ini? Dah lama banget niy gak poting2 lagi, coz belakangan memang banyak tugas kampus dan sibuk di tempat magang.

Ok langsung aja niy ya, sekarang AVG sudah mengeluarkan versi terbarunya yaitu AVG 8.0 yang dari sisi kemampuan saya rasa lebih baik dari versi sebelumnya, penampilannya juga OK. So, yuk upgrade AVG mu ke versi 8.  Buat teman-teman yang berminat silahkan download di sini…

1 hal yang terpenting dari program antivirus adalah update database virus, hal ini harus dilakukan tanpa ada pengecualian karena jika hal ini ditinggalkan maka antivirus apa pun yang kamu install akan tidak powerfull alias gak canggih dan pastinya jika ada virus baru tidak akan bisa dibersihkan. So, jangan pernah bosan ya kawan untuk update.

Dalam hal update database virus AVG 8.0 memiliki sedikit cara berbeda dari versi sebelumnya khususnya jika kamu update secara manual. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa AVG memiliki 2 cara untuk meng-update database virus.

Automatic update >>

  1. Pastikan komputer/laptop kamu menyala dan AVG 8.0 telah terinstall dengan benar.
  2. Hubungkan komputer/laptop kamu ke jaringan internet.
  3. Setelah koneksi internet tersedia, klik kanan icon AVG 8.0 yang ada di system tray detailnya pojok kanan bawah dekat tampilan jam, lalu pilih Update Now.
  4. Setelah itu proses update akan dimulai secara automatis, tunggu sampai selesai dan terdapat tulisan yang menginformasikan bahwa update selesai, kalo gak salah “Update Completed” atau “Update Successfull”.

Manual Update >>

  1. Cari komputer/laptop yang terhubung ke jaringan internet. ( Warnet, Lab. komputer kampus, atau yang lainnya ).
  2. Buka browser favorit kamu ( Firefox, Opera, IE, Netscape, atau yang lainnya ).
  3. Tempatkan kursor di Address bar lalu ketikhttp://free.avg.com/download-update.
  4. Setelah halaman terbuka, lihat tabel update yang ada di bag. bawah halaman tersebut. Klik kanan nama file yang berada di urutan terakhir dan memiliki size (MB) terbesar, lalu silahkan anda simpan ke dalam komputer anda .
  5. Setelah file database virus selesai kamu download, simpan file tersebut ke dalam flashdisk kamu atau media penyimpanan lainnya.
  6. Teruz…baru dech kita mulai proses update manual-nya. OK :)
  7. Hubungkan media penyimpanan kamu atau flash disk kamu ke komputer / laptop yang ingin kamu update.
  8. Buka AVG 8.0 dengan men-double click icon AVG 8.0 yang ada di system tray tadi.
  9. Setelah Window AVG 8.0 tampil, pilih menu Tools > Update from directory… > Cari file download tadi di flashdisk kamu > lalu tekan OK.
  10. Tunggu sampai proses update selesai dan menginformasikan bahwa update telah selesai.

Dalam beberapa kasus apabila kita baru saja melakukan update, lalu setelah komputer kita restart atau kita matikan, maka icon AVG 8 berubah kembali menjadi warna abu2 yang menunjukkan AVG 8 kita tidak uptodate. Saran saya abaikan saja icon itu karena tidak mempengaruhi kinerja dari AVG, namun yang perlu diingat lakukanlah update sesering mungkin agar AVG 8 anda selalu updatodate.

That’s all.

Semoga manfaat untuk kawan-kawan semua…

Posted by: ncim | February 7, 2008

Log Off Windows, Cepat !!!

Mau tau cara shut down atau log off windows tanpa menekan tombol shut down atau log off di menu START ?Begini nich caranya :

1.       Tekan tombol Ctrl + Alt + Delete secara bersamaan

2.       Setelah tampil window Task Manager, klik menu Shut Down pada menu bar

3.       Tahan tombol Ctrl lalu klik Turn Off pada menu shut down tadi
Cara shut down ini akan membutuhkan waktu yang relatif lebih singkat dari proses shut down dari proses biasanya akan tetapi secara logika jika timing shut down windows di percepat seperti itu makan kinerja atau performance dari processor atau harddisk kita suatu saat bisa terganggu.

Saran Ncim gunakan cara itu jika waktu terdesak saja, jangan terlalu sering-sering, kasihan computernya.  Dan jangan lupa save semua kerjaan kita sebelumnya sebelum melakukan proses di atas. OK J

Sumber : majalah PC Media

Posted by: ncim | February 7, 2008

Cara Menggunakan RSS

1. Miliki dan install sebuah program RSS reader.
Mula-mula Anda harus memiliki sebuah program RSS reader. Ada berbagai program RSS reader yang dapat dipilih, di antaranya Feedreader, RSS Bandit, dan SharpReader. Masih banyak pilihan program lainnya yang dapat dilihat di Google. Download dan install-lah program yang Anda pilih.

2. Cari situs-situs yang menyediakan RSS feed.
Hanya situs-situs yang menyediakan RSS feed sajalah yang dapat dibaca oleh program RSS reader. Oleh karena itu Anda perlu memastikan apakah suatu situs menyediakan RSS feed atau tidak. Situs-situs yang menyediakan RSS feed umumnya menampilkan sebuah kotak kecil bertuliskan XML atau RSS pada halaman web-nya. Contoh situs yang menyediakan RSS feed dapat dilihat di sini.

3. Tambahkan feed dari situs tersebut ke program RSS reader.
Dalam program RSS reader pasti tersedia menu untuk menambahkan feed baru. Pilih menu tersebut lalu masukkan alamat feed dari situs yang ingin ditambahkan. Alamat feed ini dapat diperoleh dengan mengklik kanan kotak kecil bertuliskan XML atau RSS pada situs, dan memilih menu Copy Shortcut (pada Internet Explorer) atau Copy Link Location (pada Firefox). Selanjutnya alamat tersebut tinggal di-paste ke program RSS reader.

4. Update RSS feed yang ada.
Untuk mendapatkan berita terbaru dari situs-situs yang sudah ditambahkan, pilihlah menu Update pada program RSS reader. Program RSS reader akan mendownload berita terbaru dari semua situs tersebut. Selain itu, program RSS reader juga dapat diset untuk melakukan update secara otomatis pada periode waktu tertentu.

Sumber : Nyem.or.id

Apache, Php dan MySql dapat juga di install satu persatu. Pertama kali yang harus di install yaitu Apache (sebagai webserver), kemudian PHP (sebagai bahasa pemrograman) dan baru MySql (sebagai databases). Tapi cara ini sangat riskan bagi para pemula, karena dalam penginstallan tersebut membutuhkan configure yang lumayan sulit. Saat ini banyak sekali aplikasi – aplikasi yang mempermudah kita untuk menginstall apache, php dan mysql dalam satu bundel, seperti :

1. Apache2Triad (phptriad)
2. Wamp
3. Easyphp
4. Appserv
5. Xampp
6. dll

Dimana langkah – langkah installasinya semudah menginstall software saja.. dengan klik tombol next.. next.. jadi deh..

Tapi saat ini Apache2Triad adalah software yang paling banyak digunakan dalam masalah installasi apache, php dan mysql. Selain sifatnya yang opensource, Apache2triad memiliki software yang lebih baru/stabil. Versi yang telah saya gunakan yaitu Apache2Triad versi 1.5.4 (http://apache2triad.net/) yang dapet anda download disini (http://internap.dl.sourceforge.net/sourceforge/apache2triad/apache2triad1.5.4.exe). Komponen yang ada didalam Apache2Triad adalah :

Servers:

* Apache (web server)
* MySQL (database server)
* PostgreSQL (database server)
* XMail (e-mail server)
* SlimFTPd (ftp server)

Interpreters:

* PHP (scripting language)
* Perl (scripting language)
* Python (scripting language)

Graphic User Interfaces:

* Apache2TriadCP (control panel)
* phpMyAdmin (MySQL GUI)
* phpPgAdmin (PostgreSQL GUI)
* phpSQLiteAdmin (SQLite GUI)
* AWStats (webserver monitor)
* UebiMiau (E-mail client)
* PHPXmail (XMail GUI)
* PHPsFTPd (SlimFTPd GUI)

Dengan komponen – komponen tersebut kita merasa memiliki webserver lengkap dengan Apache2Triad. Silahkan mencoba..

Sumber : Nyem.or.id

Posted by: ncim | February 7, 2008

Menampilkan File & Folder yang Disembunyikan Virus

Salah satu yang sering kali teman-teman temui ketika flashdisk atau media penyimpanan kita terkena virus ialah hilangnya file atau folder yang ada di dalamnya. Hal ini mengandung 2 (dua) pengertian:

pertama, file & folder yang ada di dalam flashdisk atau media penyimpanan kita telah hilang atau telah di delete oleh antivirus saat kita melakukan proses scanning terhadap media penyimpanan kita,

sedangkan yang kedua, file & folder kita statusnya dirubah oleh virus menjadi hidden, sehingga kita tidak bisa melilhat file & folder kita ketika kita membukanya dengan windows explorer.

Langkah pertama tentu saja kita harus meyakinkan diri kita apakah flashdisk kita termasuk kemungkinan pertama atau kedua ? untuk memeriksanya ikuti beberapa langkah berikut :

  1. Buka windows explorer ( shortcut : tekan tombol Windows + R bersamaan)
  2. Klik menu Tools pada menu bar
  3. Pilih Folder Options
  4. Klik tab View
  5. Pada bagian Advanced Setting, pilih Show hidden files and folders dan buang ceklist pada tulisan Hide protected operating system files (Recommended)
  6. Klik tombol OK
  7. Sekarang buka Drive tempat flashdisk kamu berada
  8. Lihat apakah terdapat file atau folder di sana?
  9. Jika ada file & folder tetapi warnanya samar-samar itu artinya file atau folder tersebut berstatus hidden, maka flashdisk kita termasuk kemungkinan kedua
  10. Jika tidak tampil apa-apa, coba cek kapasitas flashdisk kamu dengan cara klik kanan icon drive flashdisk kamu. Jika di bagian used space terdapat nilai akan tetapi di dalam flashdisk kita tidak terdapat apa-apa setelah kita melakukan step 1 – 6 di atas maka flashdisk termasuk kemungkinan pertama

Nah, teman-teman sekalian untuk solusi untuk kemungkinan pertama ialah :

  1. Format ulang flashdisk atau media penyimpanan lainnya yang terlebih dahulu di sarankan di scan secara menyeluruh oleh antivirus yang kita miliki
  2. Jalankan Check Disk Utility untuk memeriksa & memperbaiki susunan file sytem media penyimpanan anda. (contoh flashdisk ) Caranya : klik kanan icon drive flashdisk kamu > pilih properties > Pilih Tabs Tools > klik tombol Check Now pada bagian Error-Checking > setelah tampil windo Check Disk, ceklist Automatically fix file system errors > klik tombol start > setelah selesai, klik OK > klik kembali tombol Check Now pada bagian Error-Checking > sekarang Ceklist Scan for and attempt recovery of bad sectors > klik tombol start > setelah selesai, klik OK
  3. Coba jalankan aplikasi / software recovery seperti R-Studio, File Recovery, GetDataBack, atau yang sejenisnya untuk mengembalikan file-file yang telah hilang dari media penyimpanan kita, tapi perlu diingat oleh teman-teman semua keberhasilan software-software tidak mencapai 100 %

Solusi untuk kemungkinan yang kedua Ncim punya sedikit info nich, setelah flashdisk atau media penyimpanan lainnya kita scan oleh antivirus yang ada ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Buka command prompt ( DOS ) tahu kan caranya? Ga’ usah ragu-ragu gitu langsung aja tekan tombol START > pilih RUN > ketik “cmd” (tanpa tanda petik) > Enter atau langsung aja tekan tombol Windows + huruf “R”.
  2. Pindahkan posisi cursor sesuai tempat flashdisk atau media penyimpanan lain yang ingin kita coba tampilkan file & folder yang hidden tadi, sebagai contoh Ncim punya Flashdisk dan terbaca di windows explorer di drive F: maka ketikkan f: > tekan Enter.
  3. Pastikan cursor berada dalam posisi f:\>
  4. Ketik “Attrib /s /d -s -h” (tanpa tanda petik)
  5. Tekan Enter dan silahkan tunggu sampai proses selesai atau sampai cursor kembali pada posisi f:\>
  6. Sekarang coba kita kembali ke windows explorer dan buka drive flashdisk atau media penyimpanan lain yang baru saja kita lakukan proses pengembalian. Apakah sekarang file & folder kita sudah tampil ?

Selamat mencoba dan jangan lupa untuk mengucap syukur kepada Sang Pemilik Ilmu. Ok

Posted by: ncim | February 7, 2008

Menampilkan File & Folder yang Disembunyikan Virus

Salah satu yang sering kali teman-teman temui ketika flashdisk atau media penyimpanan kita terkena virus ialah hilangnya file atau folder yang ada di dalamnya. Hal ini mengandung 2 (dua) pengertian:

pertama, file & folder yang ada di dalam flashdisk atau media penyimpanan kita telah hilang atau telah di delete oleh antivirus saat kita melakukan proses scanning terhadap media penyimpanan kita,

sedangkan yang kedua, file & folder kita statusnya dirubah oleh virus menjadi hidden, sehingga kita tidak bisa melilhat file & folder kita ketika kita membukanya dengan windows explorer.

Langkah pertama tentu saja kita harus meyakinkan diri kita apakah flashdisk kita termasuk kemungkinan pertama atau kedua ? untuk memeriksanya ikuti beberapa langkah berikut :

  1. Buka windows explorer ( shortcut : tekan tombol Windows + R bersamaan)
  2. Klik menu Tools pada menu bar
  3. Pilih Folder Options
  4. Klik tab View
  5. Pada bagian Advanced Setting, pilih Show hidden files and folders dan buang ceklist pada tulisan Hide protected operating system files (Recommended)
  6. Klik tombol OK
  7. Sekarang buka Drive tempat flashdisk kamu berada
  8. Lihat apakah terdapat file atau folder di sana?
  9. Jika ada file & folder tetapi warnanya samar-samar itu artinya file atau folder tersebut berstatus hidden, maka flashdisk kita termasuk kemungkinan kedua
  10. Jika tidak tampil apa-apa, coba cek kapasitas flashdisk kamu dengan cara klik kanan icon drive flashdisk kamu. Jika di bagian used space terdapat nilai akan tetapi di dalam flashdisk kita tidak terdapat apa-apa setelah kita melakukan step 1 – 6 di atas maka flashdisk termasuk kemungkinan pertama

Nah, teman-teman sekalian untuk solusi untuk kemungkinan pertama ialah :

  1. Format ulang flashdisk atau media penyimpanan lainnya yang terlebih dahulu di sarankan di scan secara menyeluruh oleh antivirus yang kita miliki
  2. Jalankan Check Disk Utility untuk memeriksa & memperbaiki susunan file sytem media penyimpanan anda. (contoh flashdisk ) Caranya : klik kanan icon drive flashdisk kamu > pilih properties > Pilih Tabs Tools > klik tombol Check Now pada bagian Error-Checking > setelah tampil windo Check Disk, ceklist Automatically fix file system errors > klik tombol start > setelah selesai, klik OK > klik kembali tombol Check Now pada bagian Error-Checking > sekarang Ceklist Scan for and attempt recovery of bad sectors > klik tombol start > setelah selesai, klik OK
  3. Coba jalankan aplikasi / software recovery seperti R-Studio, File Recovery, GetDataBack, atau yang sejenisnya untuk mengembalikan file-file yang telah hilang dari media penyimpanan kita, tapi perlu diingat oleh teman-teman semua keberhasilan software-software tidak mencapai 100 %

Solusi untuk kemungkinan yang kedua Ncim punya sedikit info nich, setelah flashdisk atau media penyimpanan lainnya kita scan oleh antivirus yang ada ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Buka command prompt ( DOS ) tahu kan caranya? Ga’ usah ragu-ragu gitu langsung aja tekan tombol START > pilih RUN > ketik “cmd” (tanpa tanda petik) > Enter atau langsung aja tekan tombol Windows + huruf “R”.
  2. Pindahkan posisi cursor sesuai tempat flashdisk atau media penyimpanan lain yang ingin kita coba tampilkan file & folder yang hidden tadi, sebagai contoh Ncim punya Flashdisk dan terbaca di windows explorer di drive F: maka ketikkan f: > tekan Enter.
  3. Pastikan cursor berada dalam posisi f:\>
  4. Ketik “Attrib /s /d -s -h” (tanpa tanda petik)
  5. Tekan Enter dan silahkan tunggu sampai proses selesai atau sampai cursor kembali pada posisi f:\>
  6. Sekarang coba kita kembali ke windows explorer dan buka drive flashdisk atau media penyimpanan lain yang baru saja kita lakukan proses pengembalian. Apakah sekarang file & folder kita sudah tampil ?

Selamat mencoba dan jangan lupa untuk mengucap syukur kepada Sang Pemilik Ilmu. Ok

Posted by: ncim | January 18, 2008

Partisi Harddisk dengan Partition Magic

Partisi harddisk, kadang sering kita dengar kata itu, tapi apa sih maksud dari partisi harddsik itu? Secara umum partisi harddisk ialah proses memberi bagian atau memecah ruang harddisk yang tersedia menjadi beberapa bagian. Contoh, jika kita mempunyai harddisk sebesar 40 GB yang belum di partisi, maka jika kita membuka windows explorer maka akan terbaca sebagai Local Disk (C:) namun terkadang kita melihat di komputer lain dengan besar harddisk yang sama tetapi terbaca 2 bagian yaitu Local Disk (C:) dan Local Disk  (D:), inilah yang dimaksud harddisk di partisi menjadi 2 bagian yang besarnya masing-masing bagian itu bisa kita sesuaikan.

Setelah kita mengetahui apa itu partisi harddisk, sekarang mari kita mencoba membuatnya dengan bantuan software Partition Magic keluaran PowerQuest(R). Di sini saya mengambil contoh denganmenggunakan Partition Magic Pro 8.0. Jika anda belum memiliki software ini, searching aja di Google, OK :)
Setelah anda memiliki software tersebut, silahkan install terlebih dahulu,

Cara menginstall Partition Magic Pro 8.0 :

  1. Buka folder Partition Magic Pro 8.0, silahkan anda cari file Setup.exe
  2. Tunggu sampai proses persiapan installasi selesai
  3. Setelah proses persiapan selesai, maka akan tampil window PartitionMagic 8.0 Setup. Silahkan pilih Next
  4. Isikan User Name, Company Name dan Serial Number yang anda miliki ( Untuk user name dan company name bebas ), kemudian pilih Next
  5. Setelah itu pilih Yes untuk memberi persetujuan terhadap Licence Agreement yang tampil.
  6. Kemudian pilih Next ( 3 kali ) sampai proses installasi berjalan secara automatis
  7. Setelah proses installasi selesai, maka akan ditanyakan apakah anda ingin membuat Rescue Disket ? untuk contoh ini kita abaikan saja penawaran itu dengan memilih No
  8. Buanglah 2 kotak yang ter-ceklist / tercentang pada window yang tampil, lalu pilih Finish

Sekarang komputer anda telah terinstall PartitionMagic 8.0, untuk langkah selanjutnya mari kita membuat partisi harddisk dengan bantuan software tersebut.

Cara membuat partisi harddisk :

  1. Silahkan anda aktifkan software PartitionMagic 8.0
  2. Setelah tampil window PartitionMagic 8.0, klik nama harddisk anda ( Disk 1 ) pada bagian sebelah kanan atas window PartitionMagic 8.0
  3. Pada bagian pick a task… ( lihat sebelah kiri atas window PartitionMagic 8.0 ) pilih Create an new partition
  4. Silahkan pilih Next untuk melanjutkan
  5. Pilih harddisk yang akan kita paritisi, lalu Next
  6. Kemudian silahkan pilih lokasi partisi, untuk contoh ini silahkan pilih After C: (Recommended)
  7. Sekarang tentukanlah besarnya partisi yang diinginkan di bagian size dengan berpedoman pada informasi di sebelah kanan kotak tersebut ( Maximum Size & Minimum Size ), setelah itu pilih Next
  8. Setelah kita menentukan besarnya partisi, maka akan ditampilkan perkiraan partisi harddisk sesuai data yang anda masukkan tadi. Jika sudah yakin dengan besarnya partisi harddisk anda silahkan pilih Finish
  9. Sekarang silahkan anda klik tombol Apply yang ada di bagian kiri bawah window PartitionMagic 8.0
  10. Jika tampil window konfirmasi, silahkan anda pilih Yes atau OK, untuk memulai proses mempartisi harddisk

Setelah 10 langkah di atas anda jalankan maka windows akan restarts untuk memulai proses mempartisi harddisk anda, silahkan anda tunggu proses tersebut hingga selesai.

Note : Jangan menekan tombol apapun setelah komputer anda restart, untuk menghindari gagalnya proses partisi tersebut.

Posted by: ncim | January 15, 2008

Menambah Database Virus PCMAV Menjadi 192.000+

PCMAV adalah salah satu antivirus buatan Indonesia yang mulai dikenal sejak 2 tahun silam. PCMAV sejak versi awal sampai saat ini telah mengalami berbagai perkembangan, mulai dari fitur Real Time Protector (RTP), penggabungan engine dengan ClamAV hingga fasilitas update database virus secara periodik. Pada kondisi normalnya PCMAV memiliki kemampuan mendeteksi ± 1.300 virus local yang ada.

Dengan menggabungkan engine PCMAV dengan ClamAV maka kemampuanya dalam mendeteksi virus akan bertambah banyak yaitu ± 90.000 akan tetapi perlu diingat penggabungan 2 engine ini akan mempengaruhi kecepatan scanning virus,

hal ini dikarenakan untuk menjalankan PCMAV ini membutuhkan memori yang besar, tapi di sisi lain keuntungan yang kamu dapat adalah PCMAV kamu tidak hanya dapat mendeteksi virus local tetapi juga dapat mendeteksi virus luar. Dan pengalaman Ncim menggunakan PCMAV ini cukup memuaskan, walaupun butuh kesabaran untuk menunggu hasil proses scanning virus. Adapun cara penggabungannya telah di muat di artikel sebelumnya.

Saat Ncim mencari info update PCMAV build4 di blognya maseko, Ncim lihat 1 artikel menarik tentang PCMAV ini, yaitu membuat PCMAV memiliki virus signature hingga 190.000 kemudian langsung saja Ncim buktikkan dan ternyata berhasil.

Caranya simple banget hanya memasukkan 2 buah file baru ke dalam folder PCMAV kamu. Yaitu file libclamav.dll dan pthreadVC2.dll. Tolong diingat ya pada proses penggabungan PCMAV dengan clamAV yang di copy itu file libpclamav.dll, main.cvd dan daily.cvd sedangkan untuk menambah database virusnya menjadi ±190.000 yang di copy file libclamav.dll dan pthreadVC2.dll tadi. Untuk mendownload 2 file itu klik aja di sini !!!

Kalau sudah berhasil menambahkan database virusnya, maka nanti tampilan PCMAV kamu akan jadi seperti ini nih. Bisa dilihat kan perbedaannya ? ( Lihat tulisan Virus Signature )

2 hari yang lalu kawan Ncim di kampus Tanya, “gimana ci caranya menghilangkan program-program yang dah di uninstall tapi masih ada di list program add/remove program pada control panel? “

Pada kesempatan ini Ncim coba menjawabnya dan semoga bermnfaat bagi teman-teman lain yang mengalami masalah yang sama.

Ikuti langkah-langkah berikut ini:

Klik START >

Pilih RUN ( atau dengan menekan tombol windows dan huruf R pada keyboard berbarengan) >

Ketikkan REGEDIT >

OK >

Lalu arahkan mouse pinter kamu ke tanda PLUS di depan tulisan HKEY_LOCAL_MACHINE >

Lalu pilih SOFTWARE > Microsoft > Windows > CurrentVersion > Uninstall >

Sekarang silahkan delete program-program yang sudah di uninstall di bagian kiri window Registry Editor yang berupa folder

atau dengan cara

Klik START >

Pilih RUN ( atau dengan menekan tombol windows dan huruf R pada keyboard berbarengan) >

Ketikkan REGEDIT >

OK >

Setelah window Registry Editor tampil, silahkan pilih menu Edit pada menu bar bagian atas >

Pilih Find >

Ketikkan Uninstall >

Kemudian klik tombol Find Next >

Tunggu sampai proses pencarian berhasil & pastikan status bar Registry Editor kamu

bertuliskan HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\ CurrentVersion\Uninstall >

Sekarang silahkan delete program-program yang sudah di uninstall di bagian kiri window Registry Editor yang berupa folder

Sumber : http://araneta.wordpress.com/

Older Posts »

Categories